Berulang kali berpikir, Sepertinya kematian tidak akan terasa sesakit saat ini. Putus asa. Terluka. Terjatuh. Dan Menangis. Hampir tidak menemukan alasan untuk terus hidup. Semuanya terasa lebih menyesakkan dan menyakitkan. Tapi percayalah, sekecil apapun alasan kamu untuk hidup. Itu semua patut diperjuangkan. Seperti, kamu harus melihat matahari pagi lagi. Ada hewan yang selalu menunggumu memberi makan. Ada nyamuk yang butuh mengigit kamu. Dan ada orang yang selalu menunggumu. Memastikan kamu masih bernapas setiap pagi. Memastikan bahwa kita masih bisa melewati satu hari baru lagi. Lukanya memang belum tentu sembuh. Rasanya mungkin akan terus sakit. Tak apa. Kita masih bisa terus berjalan. Kita masih bisa bertahan. Itu sudah lebih dari cukup. Biarkan luka menjadi sebuah penghargaan, akan perjalanan sulit yang telah kita lewati. Suatu hari, kamu akan menemukan alasan kenapa. Hidupmu patut diperjuangkan.
Jadi dewasa memang terdengar sangat menakutkan, akan tetapi menjadi dewasa bukanlah sebuah pilihan, menjadi dewasa merupakan salah satu fase yang harus dilalui semua orang. Walau menjadi dewasa tidak selalu mudah, tapi kita tidak pernah benar-benar melewatinya sendirian. Di Setiap perjalanannya mungkin kita akan lebih banyak kehilangan dan banyak melakukan pengorbanan, tapi percaya atau tidak, kita akan menerima jauh lebih banyak kebahagian lagi.
Kalau memang sudah saatnya, Semua akan menyerah dan kembali melanjutkan hidupnya. Kalau memang sudah terlalu lelah, tentu tak apa untuk beristirahat. Kalau memang terlalu menyakitkan, sudah saatnya untuk melepaskan. Kalau ternyata memang tidak, sudah sepantasnya untuk mengikhlaskan. Belajarlah, bahwa di dunia ini tidak melulu tentang aku. karena entitas di muka bumi lebih banyak daripada jumlah egoku.
Komentar
Posting Komentar