Gagal? tidak sama dengan selamanya
Bapak pernah bilang saat dulu anaknya mengalami kegagalan dan menangis tersedu di ujung telepon.
"Kalau gagal itu bukan masalah besar"
"Ibarat kamu pergi dari rumah ke Bandung butuh waktu empat jam"
"Tapi kalau macet? kamu butuh lima sampai enam jam untuk sampai"
"Apakah kalau macet itu artinya kamu enggak akan sampai ke Bandung?"
"Tetap akan sampai kan? ini cuman masalah waktu sampai kamu bisa sampai ke tujuanmu"
Sebelumnya, menghadapi sebuah kegagalan adalah hal paling menyesakan serta memalukan sedunia.
Mulai hari itu, kegagalan bisa dilihat dari sudut pandang yang jauh lebih luas lagi.
Bukan hanya sekedar ketidaksempurna akan keberhasilan, melainkan sebuah peluang baru dan perjalanan yang jauh lebih beragam.
Ingat bukan, meski ada satu pintu yang tertutup, nyatanya masih ada ribuan pintu yang siap terbuka untuk kita.
Enggak masalah untuk mengalami kegagalan, besok kita masih punya banyak kesempatan lain.
Jadi, jangan takut gagal, tapi takut ternyata kita ingin menyerah dan berhenti
Komentar
Posting Komentar